Kujalani waktu
Dengan langkah termangu
Satu-satu dan melangkah maju
Tuk waktu yang tak bisa diputar lalu

Hentak dan derap semu
Menjeram risalah kalbu
Yang tak pernah terasa padu
Yang masih saja mencari arti waktu

Masih adakah yang tersisa
Dalam keheningan masa
Di tengah riuhnya kalam petang
Yang ditandai oleh lonceng berdentang

Hanya laku sejati yang mampu
Basuh ilusi keabadian di tengah jemu
Bahwa ada saat untuk berhenti terdiam
Dan ada kala di mana harus menembus malam

Leave a Reply